Fungsi & Jenis Kacamata Yang Harus Kamu Ketahui

Siapa yang minder menggunakan kacamata? Tenang saja, untuk sebagian orang saat ini menggunakan kaca mata sudah dijadikan sebagai trend fashion kekinian. Namun tahukah kamu fungsi kacamata yang sebenarnya dan juga jenis – jenis lensa yang ada ? Berikut ini kami akan memberikan pembahasan topik mengenai kacamata secara detail dan menyeluruh yang harus anda ketahui.

Pertama – tama tentu kita harus membahas terlebih dahulu mengenai “gangguan mata apa saja sih yang sering dijumpai”. Perlu kamu ketahui, untuk sebagian orang yang mengalami gangguan mata, harus menggunakan kacamata jika ingin melihat dengan jelas . Baiklah, tanpa basa basi, berikut akan kami bahas mengenai gangguan tersebut.

4 Gangguan Mata Yang Sering Dialami :

Gangguan mata biasa disebabkan faktor umur ataupun faktor genetika. Namun ada juga yang disebabkan karena melihat suatu gadget secara berlebih dan akhirnya terkena radiasi yang menyebabkan gangguan mata. Penasaran apa saja gangguan mata? Berikut akan kami bahas lebih dalam.

  • Rabun Jauh

Rabun jauh atau sering disebut dengan miopi adalah gangguan mata dimana para penderitanya tidak bisa melihat suatu objek dengan jelas dari jauh. Hal tersebut terjadi karena bayangan suatu objek jatuh tepat didepan kornea yang mengakibatkan penglihatan tidak jelas dari jarak yang jauh. Biasanya gangguan ini diakibatkan menonton film dengan jarak yang dekat atau sering duduk didepan komputer dengan jarak yang dekat sehingga menyebabkan ha tersebut terjadi.

  • Rabun Dekat

Rabun dekat atau sering disebut dengan Himermetropi adalah gangguan mata dimana para penderitanya tidak bisa melihat objek dengan jelas dari jarak dekat. Hal ini terjadi karena bayangan suatu objek jatuh dibelakang kornea mata.

  • Rabun Jauh-Dekat

Rabun jauh dekat biasa terjadi pada orang yang sudah lansia. Hal ini terjadi karena faktor umur yang sudah semakin tua dan tidak dapat melihat suatu objek dengan jelas baik dari jarak yang dekat atau dari jarak yang jauh.

  • Silinder

Gangguan mata silinder atau disebut dengan Astigmatista adalah penyimpangan pembentukan bayangan di kornea mata. Hal ini membuat para penderitanya memiliki penglihatan yang kabur. Hal ini biasa terjadi dikarenakan sering menonton tv dengan posisi badan tidur. Silinder sangat berbahaya jika anda berkendara dimalam hari, karena ketika anda melihat cahaya dari kendaraan lain maka penglihatan mata akan kabur dan semua tidak jelas.

  • Buta Warna

Buta yang dimaksut disini adalah buta warna, bukan buta seutuhnya. Penderita penyakit ini biasa terjadi dari faktor genetika dimana para penderitanya kesulitan untuk membedakan warna karena kerucut mata kesulitan menangkap spektrum warna.

Semua gangguan mata diatas dapat diatasi dengan cara menggunakan kacamata atau lensa kontak. Untuk kacamata terdapat beberapa jenis lensa mata yang digunakan.

Jenis – Jenis Lensa Kacamata Yang Harus Kamu Ketahui

Pada kacamata dibagi menjadi dua komponen penting yaitu lensa dan frame (Rangka). Untuk frame sendiri tidak berperan penting karena frame hanyalah rangka yang menopan lensa kaca. Frame sendiri memiliki banyak model yang bisa anda pilih.

Baik kembali lagi ketopik utama yaitu lensa kacamata. Lensa kacamata memiliki beberapa jenis yang perlu anda ketahui. Berikut 10 jenis lensa kacamata berserta dengan penjelasannya:

  • Lensa Bifokal

Lensa satu ini mempunyai fungsi ganda dimana bagian atas lensa ini berfungsi untuk membantu untuk melihat dengan jarak yang jauh (membaca buku) sedangkan bagian bawah lensa ini untuk penglihatan jarak dekat (melihat objek jarak jauh). Lensa ini biasanya digunakan untuk para lansia yang berusia 40 tahun keatas dengan penderita gangguan mata rabun jauh dekat.

  • Lensa Plus

Lensa plus memiliki bentuk lensa yang cembung sehingga membuat kondisi mata yang plus kembali normal tepat jatuh diretina. Lensa cembung ini terlihat jauh lebih tebal dibandingkan lensa lainnya karena bentuknnya yang cembung.

  • Lensa Silinder

Lensa silinder ini digunakan untuk para penderita Astigmatisma dimana pencahayaan yang masuk kedalam mata menjadi kabur. Bahkan penderita astigmatista tidak bisa membedakan garis vertikal dan horizontal dalam waktu bersamaan karena bentuk kornea yang tidak bulat sepenuhnya.

  • Kacamata 5 Lensa

Kacamata lima lensa ini dibuat dengan lima lapisan lensa yang dibuat sesuai dengan kebutuhan para penggunanya seperti untuk anti radiasi, anti UV, photochromic, minus, silinder sekaligus dalam satu lensa kacamata.

  • Lensa Berbagai Warna

Lensa ini disebut sebagai lensa yang bisa berubah warna atau sering disebut dengan lensa photochromic. Tingkat perubahan lensa ini dapat terjadi jika lensa tersebut terpapar sinar matahari. Semakin terang cahaya matahari, maka semakin gelap warna lensa ini.

  • Lensa Minus

Lensa minus atau lensa miopi merupakan lensa yang dibuat untuk para penderita rabun jauh. Bentuk dari lensa ini pipih dan tingkat ketebalannya tergantung dengan nilai minus penderitanya. Titik fokusnya terdapat didepan retina yang diatur sedemikian rupa agar bayangan jatuh tepat diretina dan tidak jatuh didepan retina.

  • Lensa Mirror

Lensa kacamata mirror ini merupakan salah satu lensa kacamata fashionable yang biasanya digunakan untuk kepantai. Lensa ini memiliki warna yang menarik dan bisa menghasilkan siluet dari pantulan cahaya tertentu.

  • Lensa Transition

Lensa transition ini sebenarnya hampir mirip dengan lensa photochromic, namun yang membedakan adalah jika berada diruangan yang tertutup, maka warna dari lensa ini kembali menjadi terang atau bening kembali.

  • Lensa Progresif

Lensa ini sering juga disebut dengan lensa tripokal. Sebenarnya lensa ini sama saja seperti lensa bifokal yaitu memiliki fungsi ganda antara lensa minus dan lensa plus. Namun yang membedakan adalah fokus tidak terlalu terlihat pada kacamata ini dan diperlukan waktu untuk terbiasa menggunakan kacamata ini.

  • Lensa Single Vision

Seperti namanya, lensa single vision ini digunakan untuk salah satu ukuran gangguan lensa saja seperti untuk miopi saja, rabun dekat saja dan lain – lain.

Mitos Yang Sering Beredar Mengenai Kacamata

Jika anda baru saja menggunakan kacamata tentu kamu akan sering mendengar hal – hal mitos yang sering disebutkan. Seperti namanya, mitos yang artinya belum terbukti kebenarannya dan masih diragukan juga faktanya, berikut beberapa mitos yang tidak perlu kamu percaya :

  • Jika sering melepas kacamata maka akan membuat minus semakin besar

Informasi ini sama sekali tidak benar, karena menurut penelitian ahli mata, seberapa sering kamu melepas kacamata, tidak akan membuat minus bertambah. Minus bertambah diakibatkan dengan faktor genetika dan faktor lingkungan anda.

  • Terlalu sering menggunakan kacamata akan membuat minus semakin besar

Informasi ini malah kebalikan dari informasi pertama, namun hal tersebut juga tidak benar, karena fungsi kacamata sebenarnya adalah membantu mata untuk mengatur jarak pandang yang seharusnya, sehingga itensitas kamu menggunakan kacamata tidak berpengaruh dengan bertambahnya minus.

  • Membaca terlalu dekat membuat minus mata semakin besar

Hal ini mungkin sering dikatakan oleh orangtua kita bukan ? Padahal hal diatas tersebut salah, yang benar adalah mata akan lebih cepat lelah karena mata berkerja jauh lebih keras jika kamu membaca dengan jarak yang dekat.

  • Mencoba kacamata minus orang lain akan membuat mata kamu tertular

Jika kamu mencoba kacamata minus milik orang lain dengan durasi yang singkat, tentu tidak akan membuat mata kamu menjadi tertular. Namun hal tersebut bisa terjadi jika kamu menggunakan kacamata minus dengan durasi yang lama, karena otot mata akan menyesuaikan titik fokus kacamata minus tersebut sehingga kamu pasti akan mengalami pusing saat mencoba pertama kali. Namun bila sudah terlalu lama digunakan dan titik fokus mata kamu sudah menyesuaikan, itu akan membuat mata berisiko menjadi minus.

  • Membaca buku dengan penerangan cahaya yang redup akan membuat mata minus

Hal ini sebenarnya tidak masuk akal. Coba kamu bayangkan pada jaman dahulu sebelum ada listrik, setiap orang membaca buku dengan pencahayaan yang minim dengan cahaya lilin. Namun faktanya orang jaman dahulu hampir tidak mengalami gangguan mata seperti miopi. Otomatis hal tersebut tidak benar.

Nah itu dia beberapa informasi seputar kacamata. Bagaimana ? Apa ada yang mau ditanyakan? Bila ada pertanyaan, kamu dapat bertanya melalui kolom komentar yang sudah kami sediakan dibawah. Sekian kami ucapkan terima kasih.

This entry was posted in Kacamata. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *